🌟 Informasi Umrah Lebih Jelas • Terhubung dengan Penyedia Perjalanan Terpercaya Hotline / WA: 0851-1102-6886

Umrah Sekalian Liburan ke Yordania? Indonesia dan Yordania Bahas Kerja Sama Baru

Jamaah Indonesia berwisata di Yordania setelah menjalankan ibadah umrah

Perjalanan umrah jamaah Indonesia berpotensi punya pilihan destinasi baru. Indonesia dan Yordania kini membahas peluang kerja sama yang memungkinkan jamaah haji dan umrah Indonesia singgah untuk berwisata di Yordania sebelum atau setelah menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pembahasan ini menjadi menarik karena Yordania memiliki banyak destinasi yang bisa melengkapi perjalanan spiritual jamaah. Jadi, perjalanan ke Tanah Suci nantinya bukan hanya soal berangkat ke Makkah dan Madinah, tetapi berpeluang dikombinasikan dengan pengalaman mengenal sejarah dan budaya di negara lain.

Indonesia dan Yordania Bahas MoU untuk Jamaah

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Duta Besar Yordania untuk Indonesia Sudqi Atallah Al Omoush di Jakarta pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut salah satunya membahas kelanjutan usulan nota kesepahaman atau MoU mengenai perjalanan wisata bagi jamaah Indonesia.

Dalam konsep yang sedang dibahas, Yordania dapat menjadi salah satu destinasi alternatif bagi jamaah Indonesia yang melakukan perjalanan menuju atau kembali dari Tanah Suci. Artinya, jamaah berpeluang memasukkan kunjungan ke Yordania dalam rangkaian perjalanan sebelum atau setelah melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa pembahasan ini masih berada pada tahap perumusan kerja sama. Jadi, belum berarti seluruh paket umrah ke Yordania otomatis tersedia atau menjadi bagian wajib dari perjalanan jamaah.

Kenapa Yordania Menarik untuk Jamaah Indonesia?

Yordania punya karakter yang cukup berbeda dari destinasi wisata biasa. Negara ini memiliki banyak situs bersejarah dan kawasan yang berkaitan erat dengan perjalanan sejarah Timur Tengah.

Salah satu yang paling dikenal tentu Petra. Kota kuno yang dipahat pada batu ini menjadi salah satu ikon wisata Yordania dan menawarkan pengalaman yang berbeda setelah jamaah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Selain Petra, Yordania juga memiliki berbagai destinasi sejarah dan budaya yang dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih lengkap. Karena itu, konsep singgah sebelum atau sesudah umrah cukup menarik bagi jamaah yang memang ingin memperpanjang perjalanan.

Bagi jamaah yang baru pertama kali umrah, tentu persiapan ibadah tetap menjadi prioritas. Jangan sampai agenda wisata justru membuat kondisi fisik terlalu terkuras. Pembagian waktu dan pemilihan itinerary nantinya menjadi bagian penting apabila konsep perjalanan Indonesia-Yordania ini benar-benar diterapkan.

Kalau sedang menyiapkan perjalanan pertama, jamaah juga sebaiknya memahami hal-hal mendasar seperti perlengkapan, kondisi fisik, dokumen perjalanan, hingga kebutuhan selama berada di Tanah Suci. Persiapan yang matang akan membuat perjalanan jauh lebih nyaman.

Bukan Sekadar Wisata, Ada Konsep Kerja Sama Timbal Balik

Menariknya, pembahasan antara Indonesia dan Yordania tidak hanya berfokus pada kedatangan jamaah Indonesia ke Yordania.

Kementerian Haji dan Umrah juga mendorong adanya manfaat dua arah. Pemerintah Indonesia berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang agar wisatawan asal Yordania turut tertarik mengunjungi berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Dengan begitu, kerja sama ini tidak hanya diposisikan sebagai tambahan destinasi untuk jamaah umrah. Ada peluang lebih luas untuk memperkuat hubungan pariwisata antara kedua negara.

Konsep seperti ini juga bisa memberikan ruang bagi pelaku industri perjalanan untuk mengembangkan paket yang lebih beragam, tentunya setelah aturan, mekanisme kerja sama, serta aspek teknisnya benar-benar disepakati.

Apakah Jamaah Bisa Umrah Sekaligus Liburan ke Yordania?

Secara konsep, itulah peluang yang sedang dibahas. Jamaah Indonesia nantinya dapat memiliki opsi untuk singgah di Yordania sebelum menuju Tanah Suci atau setelah menyelesaikan ibadah haji dan umrah.

Tetapi untuk saat ini, jamaah sebaiknya tidak menganggapnya sebagai layanan yang sudah pasti tersedia di semua travel. Pembahasan MoU masih perlu diterjemahkan ke dalam aturan dan mekanisme yang lebih konkret sebelum dapat diterapkan secara luas.

Jika nantinya terealisasi, pilihan tersebut tentu menarik bagi jamaah yang ingin menggabungkan perjalanan ibadah dengan wisata sejarah. Durasi perjalanan bisa menjadi lebih panjang, tetapi pengalaman yang didapat juga akan berbeda dibandingkan perjalanan umrah yang hanya berfokus pada Makkah dan Madinah.

Yang Perlu Diperhatikan Jamaah

Jika suatu saat paket umrah plus Yordania mulai ditawarkan, jangan hanya melihat jumlah destinasi yang dikunjungi. Jamaah tetap perlu memperhatikan detail itinerary, durasi perjalanan, akomodasi, penerbangan, transportasi antarkota, serta biaya tambahan yang mungkin muncul.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan travel yang digunakan memiliki izin dan memberikan informasi perjalanan secara transparan. Paket yang terlihat menarik belum tentu paling nyaman jika jadwalnya terlalu padat atau waktu istirahat jamaah terlalu sedikit.

Jamaah juga sebaiknya membedakan antara biaya untuk kebutuhan ibadah dengan biaya wisata. Dengan begitu, anggaran perjalanan dapat disiapkan sejak awal tanpa membuat pengeluaran membengkak di tengah perjalanan.

Peluang Baru untuk Perjalanan Umrah Indonesia

Pembahasan Indonesia dan Yordania ini menunjukkan bahwa perjalanan jamaah Indonesia berpotensi semakin beragam. Yordania dapat menjadi pilihan tambahan bagi jamaah yang ingin mengenal destinasi sejarah di kawasan Timur Tengah setelah atau sebelum menjalankan ibadah.

Namun, tahapnya saat ini masih berupa pembahasan dan penyusunan kerja sama. Jadi, belum waktunya menganggap paket umrah plus Yordania sebagai standar baru perjalanan umrah.

Jika MoU nantinya berhasil dirumuskan dan diterapkan, jamaah kemungkinan akan memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun perjalanan. Bagi sebagian orang, kesempatan mengunjungi Petra atau destinasi sejarah Yordania setelah menyelesaikan ibadah tentu bisa menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Pada akhirnya, tujuan utama tetap ibadah. Wisata menjadi pelengkap yang seharusnya membuat perjalanan semakin bermakna, bukan justru mengganggu fokus jamaah selama berada di Tanah Suci.

Untuk jamaah yang sedang mempersiapkan perjalanan, memahami panduan dan persiapan umrah sejak awal tetap menjadi langkah penting sebelum mempertimbangkan tambahan destinasi seperti Yordania.

Dan jika rencana kerja sama ini benar-benar terealisasi, bukan tidak mungkin konsep umrah sekaligus wisata Yordania akan menjadi salah satu pilihan perjalanan yang semakin banyak dilirik jamaah Indonesia.

Bagikan artikel ini Bantu pembaca lain menemukan panduan yang bermanfaat.

Komentar di Umrah Sekalian Liburan ke Yordania? Indonesia dan Yordania Bahas Kerja Sama Baru (0 Komentar)

💬